Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Tentang

Profil

Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar merupakan program studi jenjang sarjana (S1) yang berstatus akreditasi Unggul dan berorientasi pada pengembangan masyarakat berbasis nilai-nilai Islam. Prodi ini dikembangkan berdasarkan falsafah “Rumah Peradaban” UIN Alauddin Makassar yang menekankan integrasi antara nilai keislaman, ilmu pengetahuan, teknologi, dan kearifan lokal dalam membangun masyarakat yang berdaya dan berkeadaban.

Secara keilmuan, Program Studi PMI berfokus pada pemberdayaan, pendampingan, dan pengembangan masyarakat melalui pendekatan dakwah transformatif, penelitian sosial, serta penguatan kapasitas komunitas. Visi program studi adalah menjadi program studi yang “Unggul dan Inovatif dalam Pemberdayaan, Pendampingan dan Pengembangan Masyarakat yang Berbasis Peradaban pada Tahun 2045.” Kurikulum program studi dirancang berbasis Outcome Based Education (OBE) dan terintegrasi dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), sehingga mahasiswa tidak hanya memperoleh penguasaan teori, tetapi juga pengalaman praktik lapangan melalui magang, penelitian sosial, proyek kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat, dan kewirausahaan sosial.

Bidang kajian utama dalam Program Studi PMI meliputi pengorganisasian dan pemberdayaan masyarakat, teknik fasilitasi sosial, pengembangan lembaga, sosiologi digital dan media, inovasi sosial, penelitian sosial, serta pengembangan masyarakat berbasis komunitas dan nilai Islam. Selain itu, kurikulum juga menekankan penguatan kemampuan analisis sosial, keterampilan fasilitasi masyarakat, komunikasi multikultural, dan pengembangan program sosial yang adaptif terhadap tantangan era digital.

Dalam mendukung proses pembelajaran, Program Studi PMI didukung oleh sistem pengelolaan kurikulum berbasis mutu, perangkat pembelajaran OBE, kegiatan praktikum lapangan, serta implementasi MBKM yang memungkinkan mahasiswa belajar di luar kampus hingga tiga semester. Program studi juga mengembangkan kerja sama dengan berbagai lembaga pemerintah, lembaga sosial, komunitas pemberdayaan, dan mitra lokal, nasional, maupun internasional guna memperkuat pelaksanaan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, serta kegiatan magang dan proyek sosial mahasiswa.

 

Sejarah

Perjalanan panjang Fakultas Dakwah dan Komunikasi yang memiliki beberapa jurusan diantaranya jurusan Pengembangan Masyarakat Islam. Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam berdiri sejak tahun 1999 dan mendapatkan SK Oprasional dari Menteri Agama RI dengan Nomor SK Menteri  Agama Nomor E/50/1999 Tanggal 25 Maret 1999, sebagai jawaban atas perkembangan dan tuntutan kebutuhan, sekaligus menganulir pemahaman reduksionis yang menganggap dakwah sebagai khitabah atau tablig  (ceramah). Dengan dibukanya jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, mendapat sambutan baik dan menarik peminat dengan angka yang cukup signifikan, apalagi setelah Pengembangan Masyarakat Islam terakreditasi dengan nilai B, berdasarkan SK Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor: 403/SK/BAN-PT/Akred/S/X/2014 tanggal 20 Oktober 2014. Pada tahun 2021 Pengembangan Masyarakat Islam terakreditasi dengan nilai A, berdasarkan SK Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor SK BAN-PT No. 707/SK/BAN-PT/Akred/S/II/2021.