Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
bpi.fdk.uin-alauddin.ac.id Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Wujudkan Kemandirian Mahasiswa, Jurusan BPI UIN Alauddin Gelar Workshop Kewirausahaan

Wujudkan Kemandirian Mahasiswa, Jurusan BPI UIN Alauddin Gelar Workshop Kewirausahaan

GOWA (By; U. Noer),  Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar sukses menyelenggarakan Workshop Kewirausahaan dan Peningkatan Kompetensi Penyuluh. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 4 April 2026 ini mengusung tema krusial mengenai kemandirian finansial mahasiswa di masa perkuliahan.

Acara yang dilaksanakan di lingkungan Kampus II UIN Alauddin ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, serta mahasiswa yang antusias menggali potensi wirausaha di tengah padatnya jadwal akademik.

Mendorong Mindset Mandiri

Hadir sebagai narasumber utama, Dr. Akram Ista, S.Sos., M.E., M.Pd.,  menekankan pentingnya bagi mahasiswa BPI untuk tidak hanya fokus pada kompetensi penyuluhan, tetapi juga memiliki jiwa *entrepreneurship*.

"Bagaimana mungkin kita bisa meyakinkan masyarakat untuk mandiri dan berdaya di masa depan, jika kita sendiri belum mencoba belajar mandiri selama masa kuliah?" ujar Dr. Akram dalam pemaparan materinya.

Beliau juga menyoroti konsep "Mahasiswapreneur", di mana mahasiswa didorong untuk memanfaatkan modal non-finansial seperti pengetahuan, jaringan (*networking*), dan kemampuan digital untuk membangun usaha yang rendah modal namun memiliki skala yang jelas.

*Urgensi Kewirausahaan bagi Calon Penyuluh*

Workshop ini tidak hanya bicara soal keuntungan finansial, tetapi lebih kepada peningkatan *soft skill* dan nilai saing lulusan. Ada lima poin utama yang ditekankan dalam urgensi kewirausahaan bagi prodi BPI:

 1. Peningkatan skill, *value*, dan daya saing.

 2. Membangun *mindset* yang mandiri dan kreatif.

 3. Menjadi pencipta lapangan kerja.

 4. Memperluas jaringan (*networking*).

 5. Menjadi solusi dari masalah ketergantungan ekonomi.

#Pendekatan Kepemimpinan

Selain strategi bisnis, peserta juga dibekali dengan materi kepemimpinan (*leadership*) melalui pendekatan 3A: *Alighting* (Memberi Cahaya), *Aligning* (Menyelaraskan), dan *Allowing* (Memberdayakan). Hal ini diharapkan mampu membentuk karakter mahasiswa yang tangguh, baik sebagai penyuluh agama maupun sebagai wirausahawan sosial.

Kegiatan ini merupakan langkah nyata Fakultas Dakwah dan Komunikasi dalam menjawab tantangan zaman, memastikan lulusannya tidak hanya kompeten secara spiritual dan sosial, tetapi juga mandiri secara ekonomi.

Detail Pelaksanaan Acara

Berdasarkan surat permohonan yang ditandatangani oleh Ketua Jurusan BPI, Dr. St. Rahmatiah, S.Ag., M.Sos.I, acara pembukaan workshop dijadwalkan berlangsung pada:

 Hari/Tanggal: Selasa, 04 April 2026

 Waktu: 08.00 WITA – Selesai

 Tempat: LT Lantai 1 Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Kampus II UIN Alauddin, Romang Polong, Gowa

Pihak jurusan secara resmi mengundang jajaran Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Jurusan, serta seluruh elemen dosen dan mahasiswa untuk hadir dalam pembukaan agenda penting ini.

*Wajah Baru Penyuluh Agama Islam*

Kegiatan ini sejalan dengan kampanye "Wajah Baru Penyuluh Agama Islam" yang sedang digalakkan oleh Kementerian Agama. Melalui materi workshop ini, diharapkan lahir penyuluh yang tidak hanya mumpuni dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki karakter:

 1. Adaptif dan Profesional: Melek teknologi digital dan media sosial untuk menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

 2. Kinerja Terukur: Mampu melaksanakan proses penyuluhan mulai dari asesmen hingga evaluasi, dengan target minimal 100 peserta tiap semester.

 3. Dukungan Pembangunan: Berperan aktif dalam program prioritas pemerintah, seperti ketahanan pangan dan pemberdayaan desa.

 4. Kolaborator Lapangan: Mampu bersinergi dengan tokoh agama, aparat keamanan, dan pemerintah setempat guna meredam konflik sosial keagamaan.

*Peran Vital Penyuluh di Masyarakat*

Dalam salah satu kutipan resminya, Kementerian Agama menekankan bahwa peran penyuluh saat ini sangat vital karena tidak hanya sekadar memberi ceramah, namun juga harus berinteraksi langsung dan merasakan denyut nadi masyarakat secara personal.

Selain strategi bisnis, peserta juga dibekali dengan materi kepemimpinan (*leadership*) melalui pendekatan 3A: *Alighting* (Memberi Cahaya), *Aligning* (Menyelaraskan), dan *Allowing* (Memberdayakan). Hal ini diharapkan mampu membentuk karakter mahasiswa yang tangguh, baik sebagai penyuluh agama maupun sebagai wirausahawan sosial.

Kegiatan ini merupakan langkah nyata Fakultas Dakwah dan Komunikasi dalam menjawab tantangan zaman, memastikan lulusannya tidak hanya kompeten secara spiritual dan sosial, tetapi juga mandiri secara ekonomi.

Dengan terselenggaranya workshop ini, Jurusan BPI UIN Alauddin berkomitmen mencetak lulusan yang siap menjadi "aktivis sekaligus birokrat lapangan" yang mampu memberikan solusi nyata atas keluh kesah masyarakat.