MAKASSAR — (By: U. Noer) Gerakan Nasional Anti Narkoba (Ganas Annar) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Pencegahan Narkoba pada Jumat (21/8/2026) bertempat di Hotel Swiss-Belinn Panakkukang, Makassar.
Kegiatan strategis ini dihadiri oleh Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sulsel, Ishak Iskandar. Dalam sambutannya, Ishak menegaskan bahwa penanganan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari tingkatan keluarga hingga pemerintah daerah.
"Penyalahgunaan narkoba dapat merusak fondasi kemasyarakatan. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh, masif, dan berkelanjutan," ujar Ishak di hadapan para peserta seminar.
Guna menekan angka penyalahgunaan narkotika, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus menjalankan strategi berbasis kerangka kerja komprehensif serta menguatkan komitmen Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Kolaborasi lintas sektor menjadi pilar utama dalam memperkuat benteng pertahanan daerah dari ancaman bahaya zat adiktif tersebut.
Salah satu langkah konkrit dan program inovasi unggulan yang terus didorong Pemprov Sulsel adalah Gerakan Cari Mantu Bebas Narkoba yang terintegrasi dalam program Sulsel Bersinar (Bersih Narkoba). Program yang telah berjalan konsisten selama empat tahun ini mengedepankan edukasi serta pencegahan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) berbasis pemeliharaan ketahanan keluarga.
Seminar Nasional ini menjadi ajang konsolidasi besar-besaran bagi para stakeholder anti-narkoba di Sulawesi Selatan. Turut hadir dalam jajaran tamu undangan antara lain:
Ketua Ganas Annar MUI Pusat & Ketua Ganas Annar MUI Sulsel
Perwakilan Pimpinan TNI (Pangdam VII/Hasanuddin) & Kepolisian (Kapolda Sulsel)
Ketua Jurusan dan Sekretaris Jurusan Bimbingan Konseling Islam / Bimbingan Penyuluhan Islam UIN Alauddin Makassar
Tokoh Akademisi & Pakar Hukum/Kesehatan
Tokoh Lintas Agama & Ormas Keagamaan
Ketua & Pengurus Lembaga Pemerhati Anti-Narkoba se-Sulsel
Kehadiran jajaran akademisi dari UIN Alauddin Makassar memberikan perhatian tersendiri. Ketua Jurusan bersama Sekretaris Jurusan Bimbingan Konseling Islam (BKI) / Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) UIN Alauddin Makassar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurut mereka, seminar nasional ini menjadi langkah nyata dan sangat strategis dalam mengantisipasi serta membentengi peredaran gelap narkoba, khususnya di kalangan generasi muda dan mahasiswa yang kerap menjadi sasaran empuk peredaran barang haram tersebut.
Melalui forum seminar nasional ini, diharapkan tercipta rumusan rekomendasi nyata serta sinergi yang makin kokoh antara lembaga keagamaan, civitas akademika, aparat penegak hukum, praktisi, dan pemerintah daerah untuk mewujudkan Sulawesi Selatan yang bersih dan bebas dari ancaman narkoba.