Mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) UIN Alauddin Makassar resmi diterima untuk melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, Senin (10/08/2026). Kegiatan pembukaan dan penerimaan tersebut menjadi awal pelaksanaan PPL yang diikuti oleh 12 mahasiswa, terdiri atas enam mahasiswa laki-laki dan enam mahasiswi perempuan, yang akan melaksanakan PPL selama satu bulan.
Kegiatan pembukaan dan penerimaan mahasiswa PPL turut dihadiri oleh Dosen Pembimbing PPL, Ibu Dr. A. Syahreani, M.Ag., Ketua Jurusan BPI, Ibu Dr. St. Rahmatiah, S.Ag., M.Sos.I., Sekretaris Jurusan BPI, Ibu Dr. Hamriani, S.Sos., M.Sos.I., Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, Ibu Yohani Widayati, A.Md., S.H., M.H., serta beberapa pegawai Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa.
Ketua kelompok PPL, Almudai, mengawali rangkaian acara melalui penyampaian laporan pelaksanaan PPL. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Lapas yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa BPI untuk melaksanakan praktik sekaligus berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi warga binaan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa yang telah menerima kami untuk melaksanakan PPL. Kami berharap kegiatan yang akan kami laksanakan selama satu bulan ini dapat memberikan manfaat bagi warga binaan serta menjadi pengalaman bagi kami untuk menerapkan ilmu yang telah kami peroleh selama perkuliahan,” ujarnya.
Dosen Pembimbing PPL, ibu Dr. A. Syahreani, M.Ag., memberikan sambutan dan arahan kepada mahasiswa setelah laporan pelaksanaan disampaikan. Ia mengingatkan mahasiswa agar menjaga etika, kedisiplinan, serta mampu menyesuaikan diri terhadap lingkungan Lapas.
“PPL bukan hanya tentang bagaimana mahasiswa menerapkan teori yang telah dipelajari di bangku kuliah, tetapi juga bagaimana mahasiswa mampu memahami kondisi warga binaan, membangun komunikasi yang baik, menjaga etika dan menunjukkan sikap profesional. Saya berharap seluruh mahasiswa dapat mengikuti aturan yang ada dan memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” tuturnya.
Ketua Jurusan BPI, ibu Dr. St. Rahmatiah, S.Ag., M.Sos.I., turut memberikan sambutan sekaligus arahan kepada mahasiswa. Ia menekankan bahwa pengalaman praktik menjadi bagian penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi sebagai calon penyuluh dan konselor Islam.
“PPL ini merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung sekaligus menunjukkan bahwa ilmu Bimbingan dan Penyuluhan Islam dapat memberikan kontribusi di berbagai lingkungan, termasuk di lembaga pemasyarakatan. Saya berharap mahasiswa dapat menjaga nama baik jurusan dan institusi, membangun hubungan yang baik dengan pihak Lapas, serta memberikan manfaat melalui kegiatan yang dilaksanakan selama berada di sini,” ungkapnya.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, ibu Yohani Widayati, A.Md., S.H., M.H., menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi pelaksanaan PPL mahasiswa BPI UIN Alauddin Makassar. Ia menyambut baik kehadiran mahasiswa dan berharap kegiatan tersebut dapat berjalan secara tertib serta memberikan dampak positif bagi warga binaan.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa BPI UIN Alauddin Makassar untuk melaksanakan PPL di Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa. Kami berharap mahasiswa dapat mengikuti aturan dan tata tertib yang berlaku, mampu berkomunikasi secara baik dengan warga binaan, serta dapat memberikan kegiatan yang positif dan bermanfaat. Kami juga berharap kerja sama ini dapat berjalan dengan baik selama satu bulan pelaksanaan PPL,” ungkapnya.
Pelaksanaa PPL dibuka secara resmi oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa. Prosesi tersebut menjadi awal bagi 12 mahasiswa BPI untuk menjalankan berbagai kegiatan selama satu bulan sekaligus memperoleh pengalaman langsung mengenai pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan di lingkungan pemasyarakatan.
Penyerahan daftar nama peserta PPL turut menjadi bagian dari rangkaian acara sebagai tanda simbolis diterimanya mahasiswa BPI UIN Alauddin Makassar di Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa. Prosesi tersebut menjadi bentuk kesiapan dan komitmen kedua pihak untuk mendukung pelaksanaan PPL selama satu bulan.
Pengalaman praktik di lingkungan pemasyarakatan diharapkan mampu memperkuat kemampuan mahasiswa dalam memahami karakteristik dan kebutuhan warga binaan. Mahasiswa juga memperoleh kesempatan untuk mengembangkan keterampilan komunikasi, membangun relasi yang profesional, serta menerapkan ilmu Bimbingan dan Penyuluhan Islam secara kontekstual.
Pelaksanaan PPL selama satu bulan diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman akademik bagi mahasiswa, tetapi juga menghadirkan kontribusi positif bagi warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya jurusan BPI UIN Alauddin Makassar dalam membentuk calon penyuluh dan konselor Islam yang kompeten, humanis, berintegritas, serta peka terhadap berbagai kondisi sosial masyarakat.
Penulis: Nabila Fauziah