Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) melaksanakan kegiatan Volunteer KPI 2026 selama tiga hari, pada 12–14 Juni 2026, di Desa Bontomanai. Kegiatan ini mengusung tema “Mengabdi dan Menginspirasi” sebagai wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui program pendidikan, keagamaan, sosial, serta pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Bontomanai, H. Erwin, S.H., M.H. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KPI yang telah memilih Desa Bontomanai sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan volunteer. Ia juga berharap agar hubungan yang telah terjalin tidak berhenti pada kegiatan ini saja, melainkan dapat berlanjut melalui program-program berkelanjutan. Lebih lanjut, beliau mengusulkan agar Desa Bontomanai dapat dijadikan sebagai desa binaan bagi mahasiswa KPI, sehingga upaya pemberdayaan masyarakat dapat terus dilakukan secara konsisten.
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan pembukaan resmi yang dihadiri oleh pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kontribusi mahasiswa dalam kegiatan keagamaan, yakni menjadi khatib dan menyampaikan khutbah Jumat di masjid desa. Selain itu, mahasiswa juga menyelenggarakan pelatihan pemanfaatan media sosial yang bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya dalam memanfaatkan media sebagai sarana informasi, promosi potensi desa, serta pengembangan usaha lokal.
Memasuki hari kedua, para volunteer melaksanakan kegiatan pengabdian di bidang pendidikan dengan mengajar di SDN 36 Tanarajae. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga memberikan motivasi kepada para siswa agar terus semangat dalam menuntut ilmu. Kegiatan pendidikan dilanjutkan di dua lokasi Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), di mana mahasiswa memberikan pembelajaran membaca Al-Qur’an, pendidikan karakter, serta penanaman nilai-nilai keislaman kepada para santri.
Pada hari ketiga, kegiatan difokuskan pada pelaksanaan bakti sosial yang melibatkan mahasiswa bersama masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan emosional antara mahasiswa dan warga desa, sekaligus menumbuhkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup secara resmi dengan penuh rasa syukur, disertai harapan agar manfaat dari program yang telah dilaksanakan dapat terus dirasakan secara berkelanjutan.
Adapun sasaran kegiatan ini meliputi masyarakat Desa Bontomanai, siswa sekolah dasar, santri TPQ, pemuda desa, serta perangkat desa. Melalui berbagai program yang telah dilaksanakan, Volunteer KPI 2026diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, mengembangkan keterampilan masyarakat, serta mendorong optimalisasi potensi desa.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai peserta didik di lingkungan akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan yang hadir untuk mengabdi, memberdayakan, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.