Gowa, 3 Agustus 2026 – Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar menggelar Yudisium Sarjana Angkatan 120 yang berlangsung di Ruang LT Drs. H. M. Amir Said Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Senin (03/08/2026).
Kegiatan yudisium menjadi penanda resmi selesainya proses akademik bagi mahasiswa yang telah memenuhi seluruh persyaratan penyelesaian studi pada jenjang sarjana. Sebanyak 125 mahasiswa mengikuti prosesi yudisium dan dinyatakan lulus untuk mengikuti Wisuda Angkatan 120 UIN Alauddin Makassar.
Pembacaan daftar peserta yudisium dilakukan oleh Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Dr. Rahmawati Haruna, S.S., M.Si. Adapun rincian peserta yudisium terdiri atas Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam sebanyak 23 orang, Bimbingan dan Penyuluhan Islam 4 orang, Pengembangan Masyarakat Islam 6 orang, Manajemen Dakwah 30 orang, Jurnalistik 19 orang, Ilmu Komunikasi 19 orang, Kesejahteraan Sosial 10 orang, serta Manajemen Haji dan Umrah 14 orang.
Selanjutnya, naskah yudisium dibacakan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Dr. St. Aisyah BM, M.Sos.I., yang secara resmi menetapkan para peserta sebagai lulusan Fakultas Dakwah dan Komunikasi.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Dr. Syamsuddin AB, S.Ag., M.Pd., menyampaikan pesan-pesan akademik kepada para peserta yudisium.
Dalam pesannya, beliau mengingatkan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi tidak terlepas dari perjuangan dan pengorbanan orang tua yang senantiasa memberikan dukungan kepada putra-putrinya.
“Selama tiga tahun tujuh bulan atau lebih, perjalanan ini bukanlah hal yang mudah. Ada perjuangan dan pengorbanan orang tua yang mungkin tidak selalu terlihat. Mereka memendam kesedihannya demi cita-cita anak-anaknya dan tidak pernah berhenti berharap agar ananda semua berhasil,” ujarnya.
Beliau juga menegaskan bahwa selama menempuh pendidikan di Fakultas Dakwah dan Komunikasi, para dosen telah membekali mahasiswa dengan tiga hal utama, yaitu ilmu, akhlak, dan dakwah.
“Ilmu akan menghilangkan kesengsaraan, sekecil apa pun ilmu yang diberikan para dosen pasti akan bermanfaat. Akhlak harus selalu dikedepankan karena itulah yang akan membentuk karakter kalian ketika kembali ke tengah keluarga dan masyarakat,” tuturnya.
Lebih lanjut, Prof. Syamsuddin mengajak para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu yang dimiliki melalui pengabdian kepada masyarakat.
“Jadilah sarjana yang mengabdi. Ilmu dakwah tidak akan berarti jika hanya berada di dalam ruang kelas. Turunlah ke masyarakat dan jadilah dakwah yang hidup. Masyarakat tidak selalu membutuhkan ceramah yang panjang, tetapi membutuhkan teladan melalui perbuatan nyata. Jangan pernah berhenti belajar dan teruslah berjuang untuk meraih cita-cita serta membahagiakan kedua orang tua,” pesannya.
Melalui pelaksanaan Yudisium Sarjana Angkatan 120 ini, diharapkan seluruh lulusan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar mampu mengamalkan ilmu, menjaga akhlak, serta menjadi insan yang siap mengabdi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan agama.
(hmsfdk)