Gowa, 13 Mei 2026 — Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar menggelar kegiatan Pembukaan Pelatihan Dai Profesional yang dilaksanakan di Aula Pusdiklat Unismuh Makassar, Patalassang, Kabupaten Gowa, Rabu (13/05/2026).
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 13 hingga 15 Mei 2026, dan diikuti oleh mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi dalam bidang dakwah.
Dalam laporan Ketua Panitia, Prof. Dr. H. Mahmuddin, M.Ag., disampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
“Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan ini sesuai dengan rencana. Rangkaian kegiatan dimulai dari pre-test, pelatihan, hingga post-test, dan seluruh rangkaian tersebut memiliki penilaian,” ujarnya.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Abd. Rasyid Masri, M.Pd., M.Si., M.M.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kemampuan berbicara merupakan bagian dari seni yang membutuhkan keterampilan retorika yang baik.
“Berbicara merupakan bagian dari seni, dan berpidato memerlukan retorika yang baik. Untuk dapat berpidato dengan baik, diperlukan latihan yang berkelanjutan, termasuk melalui Pelatihan Dai Profesional ini, baik dalam memperbaiki intonasi suara maupun dalam pemilihan kata,” ungkapnya.
Beliau juga menekankan pentingnya penguatan kompetensi bagi seorang dai profesional, khususnya dalam penguasaan ilmu keislaman.
“Untuk menjadi seorang dai profesional, sangat diperlukan peningkatan kompetensi, terutama dalam penguasaan ilmu, khususnya ilmu fiqih, karena umat sering mengajukan pertanyaan terkait persoalan fiqih. Selain itu, kompetensi sosial juga menjadi hal yang sangat penting dimiliki oleh seorang dai profesional,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi mampu meningkatkan kemampuan retorika, penguasaan materi keislaman, serta kompetensi sosial dalam menjalankan peran sebagai dai yang profesional di tengah masyarakat.
(hmsfdk)