Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
70 Mahasiswa Ikuti Yudisium Wisuda Angkatan 119 Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar

70 Mahasiswa Ikuti Yudisium Wisuda Angkatan 119 Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar

Gowa, 15 Juni 2026 – Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar kembali melaksanakan Yudisium Wisuda Angkatan 119 yang berlangsung di Ruang LT Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Senin (15/06/2026).


Sebanyak 70 mahasiswa mengikuti prosesi yudisium sebagai tahap akhir penyelesaian studi sebelum mengikuti Wisuda Angkatan 119 UIN Alauddin Makassar. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian akademik pada program sarjana.


Pembacaan daftar nama peserta yudisium dilakukan oleh Sekretaris Jurusan Kesejahteraan Sosial Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Dr. Sadhriany Pertiwi Saleh, S.Ip., M.Si. Selanjutnya, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Abd. Rasyid Masri, M.Pd., M.Si., M.M., membacakan naskah yudisium sekaligus menetapkan para peserta sebagai lulusan Fakultas Dakwah dan Komunikasi.


Pada kesempatan tersebut, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Prof. Dr. Syamsuddin AB, S.Ag., M.Pd., menyampaikan pesan-pesan akademik kepada para lulusan sebagai bekal dalam menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.


Dalam sambutannya, beliau mengajak para lulusan untuk merefleksikan perjalanan akademik yang telah ditempuh sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa mendatang.


“Tidak terasa hari ini adalah hari kita menyelesaikan studi di Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Segala aktivitas terkait akademik telah berakhir. Oleh karena itu, hal yang perlu kita renungkan adalah persoalan ke depan. Pertama, kalian telah menyandang gelar sarjana. Ananda lulus sebagai sarjana Fakultas Dakwah dan Komunikasi, di manapun kalian berada selalu lah berperilaku dan bertutur kata yang baik seperti pendakwah,” ujarnya.


Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya menjaga integritas di tengah berbagai tantangan yang hadir pada era disrupsi saat ini.


“Yang kedua, jaga integritas di era disrupsi, sebab dunia kerja saat ini kejam. Tetapi di tengah-tengah tantangan ini kalian harus tetap jujur dalam bermain karena kejujuran harus senantiasa dihadirkan dalam diri kita,” tambahnya.


Melalui pelaksanaan yudisium ini, para lulusan diharapkan mampu menjadi pribadi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, etika, dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi dinamika kehidupan bermasyarakat serta dunia kerja.


(hmsfdk)