MAKASSAR — Rombongan
mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin
Makassar melakukan kunjungan wawancara mendalam di kantor Dompet Dhuafa
Sulawesi Selatan pada Rabu (28/10/2026). Wawancara ini dilakukan untuk menggali
bagaimana praktik keprotokolan dan komunikasi diterapkan dalam lembaga
filantropi non-pemerintah. Hadir sebagai narasumber, Pelaksana Tugas (Plt.)
Pimpinan Cabang yang juga menjabat Head of Resource Mobilization (Remo) Dompet
Dhuafa Sulsel, Nurhasnaini Hasan.
Dalam pemaparannya, beliau
menjelaskan bahwa sebagai lembaga swasta kemanusiaan, Dompet Dhuafa tidak
memiliki nomenklatur atau aturan baku keprotokolan yang rigid seperti pada
instansi pemerintahan. Seluruh fungsi komunikasi eksternal dan pengondisian
acara diatur secara fleksibel di bawah divisi Corporate Communication dan
Resource Mobilization. “Karena kita lembaga swasta, tidak ada aturan
tertulis yang kaku mengenai keprotokolan. Namun, semua pengondisian
acara resmi, komunikasi eksternal, hingga penyambutan tamu diatur
melalui worksheet event dan koordinasi tim Corporate Communication,”
ujar Nurhasnaini Hasan. Ia menambahkan, penataan tempat duduk maupun
pendampingan pejabat dan tamu penting disesuaikan dengan skala acara serta
struktur jabatan (by position).
Ketika menerima kunjungan
delegasi tingkat nasional maupun internasional, pimpinan tertinggi lembaga (top
management) bersanding langsung untuk menyambut. Selain teknis penyelenggaraan acara, Dompet
Dhuafa Sulsel menekankan pentingnya hospitality, attitude, serta
menjaga kerahasiaan data tamu penting maupun public figure yang
berkolaborasi. Kebijakan Non-Disclosure Agreement (NDA) wajib ditandatangani
oleh seluruh elemen lembaga, mulai dari karyawan, peserta magang, hingga
relawan sejak awal bergabung.
Mengakhiri sesi wawancara,
Nurhasnaini memberikan arahan bagi para mahasiswa yang ingin berkarier di
bidang kehumasan dan keprotokolan. Menurutnya, kompetensi utama yang paling
krusial bukanlah sekadar teori, melainkan etika dasar, kemampuan koordinasi,
serta keterampilan berkomunikasi yang santun.